Prevalensi C-Reactive Protein (CRP) Positif Pada Usia Di Bawah Dan Di Atas 50 Tahun

Authors

  • Rizki Ananda Putri Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia, Indonesia
  • Dr. Fihiruddin Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia, Indonesia
  • Drs. I Wayan Getas Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia, Indonesia
  • Yunan Jiwintarum Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Mataram, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32807/jilts.v2i2.36

Keywords:

kadar-CRP, usia perkokok, Kerusakan organ dalah tubuh

Abstract

Latar Belakang: Rokok merupakan salah satu hasil olahan tembakau, yang mengandung zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Kandungan zat dalam rokok dapat mengakibatkan kerusakan organ yang dapat menyebabkan inflamasi. Salah satu cara untuk mengetahui adanya inflamasi dalam tubuh yaitu dengan pemeriksaan kadar C-reactive protein. Kadar C-reactive protein yang meningkat sebagai penanda terjadinya inflamasi.

Tujuan: Mengetahui pengaruh usia perokok terhadap kadar C-reactive protein

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Sampel yang digunakan ialah 24 sampel menggunakan simple random sampling. Data yang diperoleh dan analisis menggunakan chi square.

Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 2 sampel yang positif CRP

Kesimpulan : Usia perokok bukan merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi peningkatan kadar C-reactive protein.

Downloads

Published

2023-12-20

How to Cite

Rizki Ananda Putri, Dr. Fihiruddin, Drs. I Wayan Getas, & Yunan Jiwintarum. (2023). Prevalensi C-Reactive Protein (CRP) Positif Pada Usia Di Bawah Dan Di Atas 50 Tahun. Journal of Indonesia Laboratory Students (JILTS), 2(2), 1–5. https://doi.org/10.32807/jilts.v2i2.36

Citation Check